Home / Artikel / Pengelolaan dan Pengembangan Perpustakaan Desa

Pengelolaan dan Pengembangan Perpustakaan Desa


Pengelolaan dan Pengembangan Perpustakaan DesaSetelah artikel tentang Tips Dasar Pembentukan Perpustakaan Desa, ini adalah tips dalam melanjutkan perjuangan membangun perpustakaan desa/kelurahan.

A. Tugas Pengelolaan

Pengelolaan perpustakaan desa dilakukan oleh Pengurus Perpustakaan dengan penggungjawab Kepala Desa/Lurah dan susunan kepengurusan yang terdiri dari Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, dan beberapa Seksi menurut kebutuhan dan kondisi setempat. Artinya, jika asset dan koleksi perpustakaan masih terbatas, maka tuas-tugas perpustakaan dapat dilaksanakan oleh dua-tiga orang. Sementara ketika perpustakaan sudah berkembang maka petugasnya dapat ditambah secukupnya.

Setelah perpustakaan desa selesai didirikan/dibentuk maka selanjutnya perpustakaan itu akan beroperasi melaksanakan tugas dan fungsinya. Pemeran dan pelaku utama pelaksanaan tugas dan fungsi perpustakaan desa adalah pemimpin/pengelola atau kepala/petugas perpustakaan yang diangkat oleh Kepala Desa. Pemimpin perpustakaan ini yang mengelola seluruh kegiatan yang berlangsung di perpustakaan. Jadi, tugas pengelola (manajemen) perpustakaan dilaksanakan setelah pembentukan perpustakaan selesai dan penyelenggara (pemerintah desa) mengangkat pemimpin perpustakaan. Keberhasilan dalam pelaksanaan tugas perpustakaan desa sepenuhnya tergantung pada pemimpin/pengelola. Sementara pihak lain berpartisipasi aktif menurut kompetensinya masing-masing sejauh dibutuhkan.

B. Tugas Kepala/Pengelola Perpustakaan

Tugas kepala atau pengelola perpustakaan desa meliputi kegiatan-kegiatan sebagai berikut:

  1. Menyiapkan rencana dan anggaran, terutama dan mengusahakan/memperoleh peretujuan untuk dilaksanakan.
  2. Pengorganisasian pekerjaan agar semua kegiatan dapat berlangsung baik ditangan orang-orang yang tepat.
  3. Penyediaan dan penyiapan petugas dan sarana-prasarana kerja yang memadai.
  4. Menggerakkan para pelaksana agar disiplin dan rajin dan bersemangat kerja.
  5. Melaksanakan kerjasama dengan unit karja lain dalam pemerintahan desa dan para pemangku kepentingan.
  6. Menjalin hubungan baik dengan atasan penyelenggara, pembina, mitra kerja dan unit-unit kerja lainnya.
  7. Mengawasi pelaksanaan rencana kerja dan penggunaan anggaran, perlengkapan dan sarana-prasarana kerja.
  8. Melakukan evaluasi terhadap program dan pelaksanaan kegiatan, penggunaan sumber daya manusia dan menyiapkan konsep perbaikan dan peningkatan.
  9. Membuat dan memberikan laporan dan pertanggungjawaban pelaksanaan program kerja kepada Kepala Desa.
  10. Seorang pengelola perpustakaan desa harus memahami dengan benar semua tugas, kewajiban, bidang kegiatan, fungsional pustakawan, kebijakan pembinaan perpustakaan dari Perpusnas RI, kebijakan teknis dari Kepala Desa.

About Redaksi

Kirimkan Tulisan anda tentang semua hal yang berkaitan dengan Perpustakaan dalam bentuk Artikel, Berita, Makalah, Lowongan Kerja Pustakawan, Seminar Perpustakaan, atau yang lain yang berkaitan dengan dunia perpustakaan ke email Redaksi : bicaraperpustakaan@gmail.com | Dan Jika ingin jadi bergabung untuk menjadi PENULIS dalam situs ini silahkan mendaftar ke link berikut ini http://bicaraperpustakaan.com/wp-login.php?action=register

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *