Home / Artikel / Tips Dasar Pembentukan Perpustakaan Desa

Tips Dasar Pembentukan Perpustakaan Desa


Tips Dasar Pembentukan Perpustakaan Desa

  1. Koleksi tersebut mencakup pembentukan koleksi pertama dan pembinaan dan pengembangan.
  2. Koleksi dikelompokkan ke dalam:
  • Anak-anak
  • Remaja
  • Pemuda
  • Dewasa
  • Pandang dengan (audio visual-AV)
  • Rujukan
  • Majalah/koran dan sejenisnya
  • Terbitan berkala
  • Koleksi berhuruf braile untuk penyandang tunanetra.
  1. Perlengkapan dan perabot adalah semua peralatan yang diperlukan untuk menyelenggarakan perpustakaan desa dan melayani masyarakat.
  2. Sistem/metode pengolahan dengan menggunakan buku-buku panduan standar dari Perpustakaan Nasional RI dan sistem layanan terbuka.
  3. Mata anggaran adalah bersumber dari dana pemerintah desa, pemerintah daerah, dan sumbangan yang tidak mengikat.
  4. Tenaga perpustakaan adalah petugas harian yang mengelola perpustakaan, mengolah koleksi, dan melayani masyarakat.

Langkah-langkah selanjutnya yang perlu diperhatikan dalam pembentuka perpustakaan desa adalah sebagai berikut:

  1. Tim / panitia yang mencakup berbagai unsure desa yang terkait sekaligus mencerminkan kekompakandan kekuatan yang utuh dan lengkap. Mereka bersedia mencurahkan perhatian dan memberikan bantuan secukupnya.
  2. Pemilihan lokasi yang tepat dan strategis, baik yang baru dan dikhususkan untuk perpustakaan desa atau memanfaatkan danmerenovasi ruang yang sudah ada. Ruang dimaksud, seperti bagian dari bangunan kantor desa/kelurahan, gedung/ruang karang taruna, ruang PKK, balai desa, balai rakyat, balai pertemuan, bangunan lain dan/atau milik warga yang dipinjamkan.
  3. Berbagai persiapan menyangkut sumber daya manusia/tenaga, yang dilatih/dididik dengan pengetahuan dasar dan orientasi perpustakaan. Mereka diminta untuk bersedia melaksanakan dan mengelola perpustakaan desa sebaik-baiknya.
  4. Persiapan keuangan/biaya dari berbagai sumber seperti kas desa, bantuan dari pemerintah daerah, sumbangan dari warga, para tokoh masyarakat, atau dari swasta.
  5. Persiapan perabot dan perlengkapan seperti rak buku, rak majalah/koran, meja kursi baca, meja kursi kerja, alat tulis kantor dan sarana pendukung yang lain.
  6. Koleksi bahan pustaka, baik yang dibeli/diadakan yang baru, bantuan dari masyarakat, bantuan dari penerbit, buku-buku bekas yang masih layak, maupun titipan/pinjaman dari warga.
  7. Pembentukan pertama kali perangkat dan penanggung jawab perpustakaan desa yang terkait/berkepentingan. Mereka adalah inisiator, pelopor/promoter, sponsor, fasilitator, donator, eksekutor dan administrator yang akan menyelenggarakan perpustakaan desa itu serta memelihara atau mempertahankan kelangsungannya di masa depannya. Suatu tugas dengan konsekuensi yang cukup menyota energi dan perhatian.

Daftar Pustaka

NS, Sutarno. 2008. Membina Perpustakaan Desa. Jakarta: Sagung Seto.

Untuk lebih jelasnya tentang silahkan download pedoman penyelenggaraan perpustakaan desa dari Perpusnas RI

Tips Dasar Pembentukan Perpustakaan Desa


About Redaksi

Kirimkan Tulisan anda tentang semua hal yang berkaitan dengan Perpustakaan dalam bentuk Artikel, Berita, Makalah, Lowongan Kerja Pustakawan, Seminar Perpustakaan, atau yang lain yang berkaitan dengan dunia perpustakaan ke email Redaksi : bicaraperpustakaan@gmail.com | Dan Jika ingin jadi bergabung untuk menjadi PENULIS dalam situs ini silahkan mendaftar ke link berikut ini http://bicaraperpustakaan.com/wp-login.php?action=register

3 comments

  1. Saya berada d kabupaten kepulauan anambas…sebuah kabupaten yg termasuk terpencil..ingin membuat perpustakaan desa agar masyarakat terutama generasi muda gemar membaca
    Mohon bantuannya agar keinginan tersebut bisa terwujud

  2. Selamat pagi ijin, mohon petunjuk, bagaimana cara kami agar bisa mendapatkan bantuan buku terutama buat anak sd.keinginan sayamau membuat perpustakaan didesa tempat kami domisili.karena jauh dari gramedia dan blm ada perpustakaandesa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *