Home / Artikel / Kompetensi Profesional Pustakawan

Kompetensi Profesional Pustakawan


Kompetensi profesional pustakawan, meliputi:

  • Memiliki pengetahuan pakar/mahir terhadap isi dari sumber-sumber informasi, termasuk kemampuan untuk mengevaluasi dan menjaringnya secara kritis. Contoh: mengevaluasi koleksi cetak, CD-ROM dan beberapa pangkalan data online.
  • Memilliki pengetahuan tentang subyek khusus yang berkaitan dengan kegiatan perguruan tingginya atau pemustakanya. Contoh: pustakawan mengambil kursus tambahan di bidang keuangan, manajemen atau subyek lain berkaitan dengan kegiatan institusi induknya.
  • Mengembangkan dan mengelola jasa informasi dengan baik, mudah diakses dengan biaya murah yang sejalan dengan arah strategis perguruan tingginya. Contoh: mengembangkan rencana strategis berkaitan dengan tujuan pergutuan tingginya.
  • Memberikan arahan dan bantuan prima untuk pengguna jasa perpustakaan dan informasi. Contoh: mengajar pemanfaatan internet kepada pemustaka.
  • Mengevaluasi kebutuhan informasi serta merencanakan dan memasarkan jasa dan produk informasi dengan nilai tambah untuk memenuhi kebutuhan khusus pemustaka. Contoh: melakukan penilaian kebutuhan pemustaka secara teratur dengan menggunakan alat penelitian seperti kuesioner, wawancara dengan kelompok dan pemustaka kunci.
  • Memanfaatkan teknologi informasi dengan tepat untuk pengadaan, pengorganisasian dan penyebaran informasi. Contoh: membangun website sebagai sarana promosi perpustakaan dan OPAC (Online Public Access Catalog) untuk mengakses koleksi perpustakaan.
  • Memanfaatkan pendekatan bisnis dan manajemen dengan tepat untuk mengkomunikasikan pentingnya layanan informasi untuk pimpinan perguruan tinggi. Contoh: mengembangkan rencana bisnis untuk perpustakaannya.
  • Mengembangkan produk-produk informasi khusus untuk dimanfaatkan di dalam dan di luar perguruan tinggi maupun oleh pemustakanya. Contoh: membuat pangkalan data dari dokumen perpustakaan seperti laporan, petunjuk teknis atau bahan-bahan untuk proyek khusus.
  • Mengevaluasi hasil pemanfaatan informasi dan melakukan penelitian berkaitan dengan pemecahan masalah-masalah manajemen informasi. Contoh: mengumpulkan data berkaitan dengan penilaian kebutuhan, perencanaan dan evaluasi program.
  • Secara berkelanjutan mengembangkan jasa informasi untuk menjawab kebutuhan yang terus berubah. Contoh: memantau tren perusahaan dan menyebarkan informasi kepada orang-orang kunci maupun pemustaka secara pribadi di perguruan tingginya.
  • Menjadi anggota tim pimpinan pusat dan menjadi konsultan perguruan tinggi berkaitan dengan masalah informasi. Contoh: ikut serta dalam perencanaan strategis di perguruan tinggi.

 

 

Kompetensi Profesional Pustakawan


loading...

About Redaksi

Kirimkan Tulisan anda tentang semua hal yang berkaitan dengan Perpustakaan dalam bentuk Artikel, Berita, Makalah, Lowongan Kerja Pustakawan, Seminar Perpustakaan, atau yang lain yang berkaitan dengan dunia perpustakaan ke email Redaksi : bicaraperpustakaan@gmail.com | Dan Jika ingin jadi bergabung untuk menjadi PENULIS dalam situs ini silahkan mendaftar ke link berikut ini http://bicaraperpustakaan.com/wp-login.php?action=register

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

loading...