Home / Artikel / Membangun Institutional Repository Berbasis SETIADI

Membangun Institutional Repository Berbasis SETIADI

loading...

Membangun Institutional Repository Berbasis SETIADI – Dalam perkembangannya, pengelolaan Repositori Institusi sudah menjadi sebuah kewajiban dalam dunia perpustakaan dalam mengelola local content yang dimiliki sebuah institusi. Ada berbagai software yang bisa dimanfaatkan dalam penerapannya, mulai dari yang paling mudah sampai yang paling sulit dalam operasionalnya. Untuk membangun dan mengembangkan suatu Repositori Institusi diperlukan Analisis Swot, benchmarking, menyiapkan sumberdaya, dukungan pimpinan, prosedur dan peraturan, perangkat keras dan lunak serta jaringan, dan manajemen untuk menangani informasi karya ilmiah lokal. Kali ini Bicara Perpustakaan akan memperkenalkan sebuah software aplikasi Repositori Institusi karya anak bangsa yang bernama SETIADI.

SETIADI??? Apa yang anda pikirkan, nama seseorang atau nama jalankah! Kalau anda berpikiran seperti itu, kali ini anda keliru. SETIADI merupakan singkatan dari “Senayan Sistem Elektronik Tesis dan Disertasi”, SETIADI merupakan karya dari Dwi Fajar Saputra yang mengcustom sebuah software automasi perpustakaan yang sudah tak asing lagi yaitu Senayan atau SLiMS yang bertujuan untuk mengelola Repositori Institusi seperti Skripsi, Thesis, Dissertasi agar mudah pengelolaan dan temu kembali informasinya. SETIADI ini bisa di download secara gratis di GoSLiMS.net dan bisa dicustom ulang sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan karena memang pada prinsipnya berbasis open source. Untuk memahami apa itu Institutional Repository itu apa terlebih dahulu bisa baca artikel sebelumnya di Strategi Pengembangan Repositori Institusi.

Untuk tahap instalasi SETIADI ini langkah-langkahnya sama persis dengan cara instalasi slims, baik itu cara install SLiMS menggunakan Psenayan maupun cara install menggunakan Xampp. Berikut ini adalah cara instalasi SETIADI.

  1. Download source SETIADI terlebih dulu kemudian ekstract file tersebut.

Gambar 1. SETIADI

  1. Buka folder SETIADI tersebut lalu exctract kembali file “etd” yang ada didalam folder SETIADI.

Gambar 2. SETIADI

  1. Letakkan folder “etd” tersebut di dalam folder “htdocs” pada Psenayan maupun pada Xampp.

Jika menggunakan Psenayan maka letakkan source “etd” seperti ini (…\psenayan\apache\htdocs\etd). Sedangkan jika menggunakan Xampp maka (…\xampp\htdocs\etd).

Gambar 3. SETIADI(…\psenayan\apache\htdocs\etd)

Gambar 4. SETIADI(…\xampp\htdocs\etd)

  1. Buat database pada phpmyadmin, jika menggunakan Psenayan maka localhost/pma sedangkan jika menggunakan Xampp maka urlnya localhost/xampp. Nama databasenya adalah “etd” lalu import database etd.sql yang ada didalam folder SETIADI yang sudah didownload diawal tadi.

Gambar 5. SETIADI

  1. Setelah berhasil membuat database SETIADI lalu buka localhost/etd pada web browser anda, maka jika langkah-langkahnya benar akan muncul tampilan SETIADI.

Membangun Institutional Repository Berbasis SETIADI

Mudah bukan jika anda ingin mengelola repositori institusi anda, tidak perlu mengeluarkan biaya untuk mendapatkan softwarenya dan tentunya sangat user friendly dalam penggunaannya yang akan dibahas pada artikel selanjutnya.

Membangun Institutional Repository Berbasis SETIADI


About Redaksi

Kirimkan Tulisan anda tentang semua hal yang berkaitan dengan Perpustakaan dalam bentuk Artikel, Berita, Makalah, Lowongan Kerja Pustakawan, Seminar Perpustakaan, atau yang lain yang berkaitan dengan dunia perpustakaan ke email Redaksi : bicaraperpustakaan@gmail.com | Dan Jika ingin jadi bergabung untuk menjadi PENULIS dalam situs ini silahkan mendaftar ke link berikut ini http://bicaraperpustakaan.com/wp-login.php?action=register

6 comments

  1. bagus banget, tapi mau login susah , padahal di sysconfig.local.inc udh diisi sesuai petunjuk………..

  2. bagus sekali………. tapi sayang untuk login tdk bisa, padahal DBname,Username, pass, di sysconfig.inc dan sysconfig.local.inc udh di sinkronkan.. login sesuai petunjuk, tidak bisa login juga.

    • untuk username login “admin” dan passwordnya juga “admin” pak Sehnanto.
      Pastikan password yang digunakan di psenayan atau di xampp sama dengan yang ada di sysconfig.local.inc.php

    • Jika masih ada kebingungan silahkan PM ke email kami dengan mengirimkan username dan password pada psenayan atau xamppnya. akan coba kami analisa dan nantinya silahkan untuk dicoba..

      • terimakasih atas tanggapan dari admin ,, saya sudah melakukan reset pasword sesuai dgn postingan bicaraperpustakaan dan berhasil .. login nya pakai UN “admin” PW “admin.. terimakasih dan sangat membantu.. :))

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *