Home / Artikel / Tips Penulisan Karya Ilmiah

Tips Penulisan Karya Ilmiah

loading...

Tips Penulisan Karya Ilmiah

“Menulis, Menulis dan Menulis”

Oleh

Nurudin: Dosen Ilmu Komunikasi UMM

Problem Menulis

1. Bukan target utama

Hal ini yang sangat mempengaruhi keinginan anda untuk bisa menulis. Jadikan menulis merupakan target utama dalam pengembangan diri anda di masa depan.

2. Malas

Siasati sifat malas ini dengan motivasi-motivasi diri dengan berbagai keuntungan yang akan diperoleh jika anda bisa menulis.

3. Sudah mencoba tapi macet:

Kebanyakan penulis pemula ketika menghadapi kertas dan bolpoin, namun ketika mau mulai menulis tidak ada ide apa yang mau ditulis.

4. Keinginan ada, tapi bingung mulai dari mana?

Punya banyak ide didalam pikiran namun bingung memulai dari mana dan bagaimana.

“kalau engkau ingin menjadi penulis ada dua hal yang harus kau lakukan; banyak membaca dan banyak menulis. Setahuku tidak ada jalan lain selain dua hal ini, dan tidak ada jalan pintas”. (Stephen King)

Jadi jika memang anda mau bisa menulis maka hal terpenting yang harus dilakukan adalah banya-banyaklah membaca dan mulailah untuk menulis sedikit demi sedikit.

“Menulislah, selama engkau tidak menulis engkau akan hilang dari masyarakat dan pusaran sejarah”. (Pramoedya Ananta Toer)

Apa yang Perlu Anda Lakukan:

1. Kenali, Pahami, Praktikan Teori Kendi

  • Kendi tidak bisa mengeluarkan air kalau tidak pernah diisi: Mana mungkin seseorang bisa mengemukakan pendapat/gagasan untuk menulis jika otak tidak pernah diisi oleh sesuatu hal yang menurut kita penting dan mungkin berhubungan dengan apa yang mau ditulis.
  • Air yang dituangkan tergantung air apa yang dimasukkan: Apa yang bisa kita tulis akan sesuai dengan apa yang sudah pernah kita alami atau kita baca, apa yang dikeluarkan atau apa yang dituangkan akan sama dengan apa yang kita masukkan dalam otak. Ada tiga hal yang mempengaruhi dalam membantu proses menulis, yaitu Pengalaman, Membaca dan Pengamatan.

2. Apakah menulis perlu bakat?

  • Tidak: Anda harus banyak belajar dalam melatih keterampilan menulis anda, perlu dipraktikan bukan hanya dibayangkan saja.
  • Bakat seringkali menghambat orang untuk maju: Banyak keinginan orang untuk mundur karena seringkali mengatakan bahwa saya tidak berbakat. Hal itu yang salah karena semua bisa dilakukan dengan cara rajin untuk terus belajar dan belajar untuk bisa maju dan mencapai apa yang diinginkan.
  • Menulis adalah keterampilan praktis – perlu dipraktikan: Bahwa menulis tidak perlu bakat namun keterampilan praktis yang bisa diasah.

3. Belajar dari pejalan kaki:

  • Mulailah sesuatu dari satu langkah terlebih dahulu: Jangan hanya punya impian besar namun tidak mau mengawali dari nol, semua tahapan pasti ada proses awalnya jadi mulailah dari satu langkah awal terlebih dulu dengan memulai tulisan-tulisan yang ringan-ringan.

4. Apa motivasi Menulis?

  • Dapat Honor
  • Biar Terkenal
  • Tanggung Jawab
  • Dipaksakan karena Tugas

5. Macet Menulis, Lalu Apa?

Inilah resepnya:

  • Mencari Ide (Mengamati, Membaca Koran).
  • Mengolah Ide (Merenung, Mengaitkan dengan hal lain).
  • Menuang Ide (Tunggu Mood (?), Tulis Apa adanya). Jangan takut menulis karena setiap tulisan pasti punya pasar tersendiri/setiap gaya menulis punya penggemarnya. Cari tahu metode dimana anda bisa mendapatkan inspirasi, diwaktu tengah malam atau suasana yang sepia tau apapun itu.

6. Sudah Menulis, Kok Macet?

Inilah resepnya:

  • Mencari data yang berkaitan: Perbanyak data yang perlu kita tambahkan jika tulisan kita macet, perbanyak datang ke perpustakaan atau sumber-sumber referensi lain.
  • Diskusi: Perbanyak diskusi dengan orang yang lebih menguasai dengan artikel/tulisan yang sedang kita kerjakan unutk menambah ide yang akan kita tuangkan dalam tulisan.
  • Banyak baca: Ini hukumnya wajib jika mau menjadi seorang penulis.
  • Buat Bank Data: Buat bank data mengenai semua hal yang mungkin akan kita tulis. Namun jangan hanya sebuah artikel yang cuma tempelan-tempelan dari bank data yang kita punya, namun itu harus kita olah dengan bahasa kita sendiri.
  • Buat Outline [rancangan tulisan]: Hal ini perlu dilakukan agar tiap paragraph tidak terjadi pengulangan materi.

7. Gaya Bahasa Seperti Apa?

  • Baku – tidak ngepop, juga tidak telalu ilmiah.

Contoh: sesuai-harmonis, pecahan-fraksi, aneh-eksentrik, kiasan-analogi, izin-konsesi, batasan-definisi, pertentangan-kontradiksi, dll.

 

Proses Menulis

1. Pilih dan Batasi Topik: Persempit topik yang akan kita tulis.

Gambar 1. Tips Penulisan Karya Ilmiah

2. Clustering: Buat sub-bidang pada topik yang akan kita tulis.

Contoh: Ayah seorang yang pekerja keras (tidak menjaga kesehatan, 7 hari kerja), Suka merokok, Religius dll. Pilih salah satu dari sub-bidang tersebut misalnya Ayah yang “Pekerja Keras”.

Gambar 2. Tips Penulisan Karya Ilmiah

Gambar 3. Tips Penulisan Karya Ilmiah

 3. Pakai Kata Perangkai

Gambar 4. Tips Penulisan Karya Ilmiah

Contoh-contoh:

  1. Menyatakan akibat atau hasil: “Tenaga kerja di pulau Jawa, Bali, Madura dan Lombok kelebihan sedangkan di pulau-pulau lain kekurangan. Oleh karena itu, sebagian tenaga kerja dari keempat pulau tersebut dipindahkan ke pulau-pulau lain yang kekurangan tenaga kerja. Dengan demikian, akan terjadi pemerataan tenaga kerja di Indonesia.
  2. Menyatakan hubungan pertambahan: “Deterjen tidak hanya cocok dipakai untuk mencuci bahan yang kasar, tetapi cocok untuk mencuci bahan yang halus seperti sutera. Selain itu, deterjen dapat juga dipakai untuk mencuci perabot dapur. Lagi pula, perabot yang dicuci dengan bubuk deterjen ini warna tidak pudar.

4. Asas Menulis yang Baik

Menulis itu harus memahamkan siapa yang akan membaca.

Contoh: “Ayah orang ini adalah ayah anak saya yang ayahnya sedang sakit diobati anak tetangga saya”. APAKAH PEMBACA PAHAM?

Jadi tulislah sebuah tulisan yang mudah dipahami yang tidak menguras energy pembaca dalam memahami tulisan yang kita buat.

5. Sifat Abstrak

  • Ringkas (tidak berkepanjangan)
  • Jelas (tidak multi tafsir)
  • Objektif (ada fakta)
  • Tepat (guna, waktu, sasaran)

6. Tujuan Abstrak

  • Untuk melengkapi tulisan ilmiah seseorang
  • Untuk membantu pengguna informasi
  • Untuk mengatasi kendala bahasa

7. Cakupan Abstrak

  • Masalah utama yang dileliti dan ruang lingkupnya
  • Metode yang digunakan
  • Hasil yang diperoleh
  • Kesimpulan utama dan saran yang diajukan
  • Kata kunci

 

GRAB YOUR IDEA

Lihat, Dengar, Rasakan

Tips Penulisan Karya Ilmiah


About Redaksi

Kirimkan Tulisan anda tentang semua hal yang berkaitan dengan Perpustakaan dalam bentuk Artikel, Berita, Makalah, Lowongan Kerja Pustakawan, Seminar Perpustakaan, atau yang lain yang berkaitan dengan dunia perpustakaan ke email Redaksi : bicaraperpustakaan@gmail.com | Dan Jika ingin jadi bergabung untuk menjadi PENULIS dalam situs ini silahkan mendaftar ke link berikut ini http://bicaraperpustakaan.com/wp-login.php?action=register

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

loading...